Kecelakaan kerja tidak hanya terjadi di industri berat; lingkungan perkantoran pun memiliki risiko K3, seperti ergonomi yang buruk, kebakaran, atau paparan bahan kimia dari peralatan kantor. Masalah ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan karyawan, produktivitas menurun, hingga kerugian finansial bagi perusahaan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan petugas P3K yang kompeten dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko tersebut. Pelatihan Petugas P3K BNSP ini dirancang untuk memberikan solusi dengan membekali Anda pengetahuan dan keterampilan praktis guna menciptakan kantor yang aman, sehat, dan produktif, berdasarkan SKKNI No 217 Tahun 2017,.SKKNI no 38 Tahun 2019, dan SKKNI Nomor 118 Tahun 2024.
Tujuan Training
Tujuan pelatihan Petugas P3K BNSP adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar P3K di lingkungan perkantoran, termasuk Meningkatkan kompetensi karyawan dalam memberikan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), Meningkatkan kesiapsiagaan dan respons tanggap darurat dalam menangani kecelakaan kerja sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan, serta Mengurangi risiko fatalitas dan tingkat keparahan cedera akibat kecelakaan kerja sehingga dapat meminimalkan kerugian perusahaan. Peserta diharapkan mampu memastikan kepatuhan terhadap peraturan K3, menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan nyaman, serta mendukung produktivitas dan kesejahteraan karyawan.
Sasaran Training
2. Mampu Menangani Pertolongan Pertama Pada Korban Kecelakaan
3. Mampu Mengelola Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja.
Materi Training
- Menyediakan Perlengkapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
- Menangani Pertolongan Pertama Pada Korban Kecelakaan
- Mengelola Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja
Metode Pembelajaran
- Pemaparan materi
- Tanya jawab
- Diskusi
- Praktik
- Ujian Tertulis dan Interview
Durasi Training
3 Hari = 40 JP (1 JP = 45 menit)
Kualifikasi Trainer
• Memiliki pengalaman diatas 10 tahun di bidang P3K sesuai dengan materi yang akan dibawakan
• Trainer Mahira Jaya Bana yang sudah melalui proses seleksi









